Malang , Koranrakyat.com
- Rencana pembangunan gedung DPRD Kota Malang, yang akan dimulai 2012 mendatang, masih terus menuai pro-kontra dalam berbagai kalangan.
Kali ini penolakan kembali datang dari Fraksi gabungan gerakan Nurani Damai, yang terdiri dari Partai Gerindra, Partai Hanura dan PDS. Melihat penolakn tersebut, Walikota Malang, Peni Suparto menilai bahwa kualitas dewan saat ini sangat rendah.
Mengapa demikian, Peni menilai saat ditemui wartawan, usai mengikuti rapat pandangan fraksi, di gedung DPRD Kota Malang, Kamis (1/12/2011). “Saya heran pada anggota dewan saat ini. Saya menilai kualitasnya sangat rendah. Mengapa? dewan yang meminta agar gedung dewan segera dibangun, saat ini ditolaknya,” tegasnya.
Peni mengaku, pihaknya hanya sebagai pelaksana (eksekutif). Sementara dewan adalah legislatif. “Saya sampaikan, pada tahun 2008 lalu, dewan sendiri yang meminta agar gedung dewan yang ada selama ini, segera dibangun. Bahkan dalam PAK 2011, dewan minta lagi. Dewan sendiri yang getol agar supaya dibangun. Namun, kini malah menolaknya. Anehkan?” katanya.
Lebih lanjut Peni mengatakan, pihaknya tak ada kepentingan terhadap rencana pembangunan gedung dewan itu. Pihaknya sudah punya gedung sendiri. “Saya tak ada urusan dengan rencana pembangunan gedung dewan itu. Gedung yang saya tempati masih bagus,” katanya enteng.
Peni mengusulkan, kalau memang dewan sudah setuju gedung dewan akan dibangun, jangan ragu-ragu dan tak punya pendirian dan keputusan. “Silahkan dubangun saja. Kami hanya sebagai pelaksana,” katanya.
Penilaian walikota yang karib disapa Inep itu, muncul setelah dirinya mengikuti pandangan fraksi yang dilakukan Kamis (1/12/2011), di gedung DPRD Kota Malang, ada salah satu fraksi yang menyampaikan agar rencana pembangunan gedung dewan dibatalkan saja. Lebih baik dananya, digunakan untuk alokasi lain yang sangat membutuhkannya. Mislanya, banyak jalan yang masih rusak dan kebutuhan lainnya.(yn)
Shortlink:
Socialize