Print this page
Monday, 24 August 2026 23:03

Pemprov Jatim Bersama Bank Jatim Salurkan Bantuan Sosial Untuk Masyarakat Terdampak Bencana Di NTT

Written by 
Rate this item
(0 votes)

 

NUSA TENGGARA TIMUR, KORANRAKYAT.COM,-23 Agustus 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Bank Jatim menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut disalurkan pada hari Minggu (23/8) di sejumlah titik posko bencana sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas Jawa Timur kepada masyarakat NTT yang tengah menghadapi kondisi pascabencana. Turut hadir langsung dalam penyerahan bantuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, dan Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo.

Dalam aksi sosial tersebut, terdapat dua bentuk bantuan yang diberikan oleh Bank Jatim. Pertama, donasi dari Jatimers sebesar Rp 250 juta yang ditujukan kepada pegawai Bank NTT yang turut terdampak bencana. Adapun Bank NTT sendiri merupakan salah satu anggota Kelompok Usaha Bank (KUB) Bank Jatim. Oleh karena itu, Bank Jatim memandang penting untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada Bank NTT beserta para pegawainya sebagai bagian dari komitmen membangun sinergi dan solidaritas antaranggota KUB.

Winardi menyampaikan bahwa kepedulian tersebut merupakan bentuk nyata semangat kebersamaan di lingkungan KUB Bank Jatim. ”Bank NTT merupakan bagian dari keluarga besar KUB Bank Jatim. Ketika saudara-saudara kita di Bank NTT turut terdampak bencana, kami merasa perlu hadir memberikan dukungan. Donasi dari Jatimers sebesar Rp250 juta ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para pegawai Bank NTT yang terdampak, sekaligus menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian dari keluarga besar Bank Jatim,” ujarnya.

Selanjutnya, bantuan kedua dari Bank Jatim yang telah diserakan melalui BPBD Jawa Timur kepada masyarakat NTT berupa beras, kornet, sarden, susu, pembalut wanita, hingga pampers. Semua bantuan itu disalurkan melalui sejumlah posko bencana dan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian lebih dalam situasi pascabencana. Penyaluran dilakukan di beberapa titik lokasi agar dapat diterima secara langsung oleh masyarakat terdampak.

“Selain memberikan dukungan kepada rekan-rekan di Bank NTT, Bank Jatim juga ingin memastikan kepedulian kami dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di sana. Aksi sosial ini menjadi bagian dari komitmen Bank Jatim untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui peran sebagai lembaga jasa keuangan, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan semangat gotong royong ketika terjadi bencana,” tambahnya.

Melalui sinergi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Bank Jatim berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat NTT serta memberikan dukungan moral kepada para pegawai Bank NTT yang terdampak. Bank Jatim juga menyampaikan doa dan dukungan kepada seluruh masyarakat NTT agar diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah serta kelancaran dalam proses pemulihan pascabencana.

Sementara itu, Gubernur Khofifah juga menyampaikan, bantuan yang dibawa ke wilayah terdampak disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat serta masukan dari tenaga kesehatan yang telah lebih dahulu memberikan pelayanan kepada korban gempa. 

Adapun total bantuan yang dibawa oleh Pemprov Jawa Timur mencapai 65,7 ton dengan nilai Rp 3.006.652.875. Bantuan tersebut terdiri atas makanan dan beras, obat-obatan, perlengkapan mandi dan higiene, perlengkapan bayi dan anak, kebutuhan perempuan, tenda, terpal, hingga kompor. Dari total bantuan tersebut, sebanyak 12,8 ton senilai Rp 720.965.175 disalurkan untuk masyarakat di sekitar SD Inpres Robo. Sementara bantuan untuk posko di Manggarai Timur mencapai 52,9 ton senilai Rp 2.285.687.700.

Menurutnya, dukungan logistik ini merupakan bagian dari ikhtiar Jawa Timur untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat hingga memasuki tahap awal pemulihan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga di tengah kondisi yang masih terdampak bencana. ”Dukungan dari Jawa Timur diberikan untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak. Kami ingin saudara - saudara kita di NTT merasa tidak sendirian. Banyak saudara dari berbagai daerah di Indonesia yang menggalang kegotongroyongan untuk membantu mereka,” tutupnya.(an)

Read 39 times Last modified on Monday, 24 August 2026 23:15
Redaksi

Latest from Redaksi

Login to post comments