Print this page
Wednesday, 14 October 2026 09:54

Bank Jatim Raih Tiga Penghargaan, Perkuat Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

Written by 
Rate this item
(0 votes)

 

                        JAKARTA,KORANRAKYAT.COM,- 12 Oktober 2026. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Bisnis Indonesia Financial Award (BIFA) 2026 kategori Champion of Growth – Bank BPD (Jawa-Bali). Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Keuangan & Tresuri Bank Jatim RM Wahyukusumo Wisnubroto pada Senin (12/10).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kinerja dan pertumbuhan Bank Jatim di tengah dinamika industri perbankan. Capaian tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi Bank Jatim untuk terus memperkuat kinerja bisnis, meningkatkan kualitas layanan, serta mengembangkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.

Wahyu menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan serta memperkuat peran Bank Jatim sebagai mitra strategis pembangunan ekonomi daerah. ”Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat fundamental bisnis perusahaan. Ke depan, Bank Jatim akan terus mengoptimalkan potensi bisnis, memperluas kolaborasi, serta menghadirkan layanan perbankan yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bank Jatim berkomitmen untuk terus menjalankan strategi bisnis yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, serta manajemen risiko yang prudent. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing Bank Jatim sekaligus meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap perekonomian daerah.

Raihan BIFA 2026 ini menjadi penyemangat bagi seluruh Jatimers untuk terus bersinergi dan berinovasi dalam mendukung transformasi Bank Jatim sebagai bank pembangunan daerah yang kompetitif, adaptif, dan berkontribusi bagi kemajuan Jawa Timur serta Indonesia.

Presiden Komisaris Bisnis Indonesia Group Hariyadi B. Sukamdani menyampaikan bahwa BIFA merupakan ajang penganugerahan kepada perusahaan keuangan di bidang perbankan, pembiayaan atau multifinance, dan asuransi yang diselenggarakan secara tahunan. Penyelenggaraan tahun ini merupakan yang ke-18 kalinya.

Menurut Haryadi, peran industri jasa keuangan sangat krusial dalam ekosistem perekonomian nasional. Ekspansi di sektor keuangan baik melalui penyaluran kredit, pembiayaan kepada konsumen, perlindungan terhadap layanan jasa melalui premi, mencerminkan adanya pergerakan yang bertumbuh di sektor riil. "Dengan kata lain, saat geliat sektor riil bergerak dinamis, aktivitas usaha tumbuh, dan permintaan masyarakat meningkat, di sana tak luput peran dari industri jasa keuangan," terangnya.

Selanjutnya pada Selasa, 13 Oktober 2026, bertempat di Aula Gedung Yusuf Anwar,  Bank Jatim juga mendapat penghargaan pada acara Rapat Koordinasi Evaluasi Mitra Pembayaran Pensiun dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan PT TASPEN (Persero), yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan. Dua kategori penghargaan yang berhasil disabet Bank Jatim meliputi layanan pembayaran pensiunan PT TASPEN (Persero) kategori Menengah, serta layanan pembayaran pensiunan Kinerja PT Asabri (Persero) kategori Kecil. (13/10)

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen Bank Jatim dalam menghadirkan layanan pembayaran pensiun yang optimal. Ke depan, kami akan terus meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat kualitas layanan kepada nasabah, sehingga kami dapat terus memberikan pelayanan yang berkualitas bagi para pensiunan,” ujar Wahyu.

Dengan raihan penghargaan ini menjadi motivasi bagi Bank Jatim untuk terus meningkatkan kinerja layanan pembayaran pensiun, serta menjaga dan memperkuat kualitas pelayanan kepada nasabah.

                                        

menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Bisnis Indonesia Financial Award (BIFA) 2026 kategori Champion of Growth – Bank BPD (Jawa-Bali). Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Keuangan & Tresuri Bank Jatim RM Wahyukusumo Wisnubroto pada Senin (12/10).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kinerja dan pertumbuhan Bank Jatim di tengah dinamika industri perbankan. Capaian tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi Bank Jatim untuk terus memperkuat kinerja bisnis, meningkatkan kualitas layanan, serta mengembangkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.

Wahyu menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan serta memperkuat peran Bank Jatim sebagai mitra strategis pembangunan ekonomi daerah. ”Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat fundamental bisnis perusahaan. Ke depan, Bank Jatim akan terus mengoptimalkan potensi bisnis, memperluas kolaborasi, serta menghadirkan layanan perbankan yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bank Jatim berkomitmen untuk terus menjalankan strategi bisnis yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, serta manajemen risiko yang prudent. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing Bank Jatim sekaligus meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap perekonomian daerah.

Raihan BIFA 2026 ini menjadi penyemangat bagi seluruh Jatimers untuk terus bersinergi dan berinovasi dalam mendukung transformasi Bank Jatim sebagai bank pembangunan daerah yang kompetitif, adaptif, dan berkontribusi bagi kemajuan Jawa Timur serta Indonesia.

Presiden Komisaris Bisnis Indonesia Group Hariyadi B. Sukamdani menyampaikan bahwa BIFA merupakan ajang penganugerahan kepada perusahaan keuangan di bidang perbankan, pembiayaan atau multifinance, dan asuransi yang diselenggarakan secara tahunan. Penyelenggaraan tahun ini merupakan yang ke-18 kalinya.

Menurut Haryadi, peran industri jasa keuangan sangat krusial dalam ekosistem perekonomian nasional. Ekspansi di sektor keuangan baik melalui penyaluran kredit, pembiayaan kepada konsumen, perlindungan terhadap layanan jasa melalui premi, mencerminkan adanya pergerakan yang bertumbuh di sektor riil. "Dengan kata lain, saat geliat sektor riil bergerak dinamis, aktivitas usaha tumbuh, dan permintaan masyarakat meningkat, di sana tak luput peran dari industri jasa keuangan," terangnya.

Selanjutnya pada Selasa, 13 Oktober 2026, bertempat di Aula Gedung Yusuf Anwar,  Bank Jatim juga mendapat penghargaan pada acara Rapat Koordinasi Evaluasi Mitra Pembayaran Pensiun dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan PT TASPEN (Persero), yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan. Dua kategori penghargaan yang berhasil disabet Bank Jatim meliputi layanan pembayaran pensiunan PT TASPEN (Persero) kategori Menengah, serta layanan pembayaran pensiunan Kinerja PT Asabri (Persero) kategori Kecil. (13/10)

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen Bank Jatim dalam menghadirkan layanan pembayaran pensiun yang optimal. Ke depan, kami akan terus meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat kualitas layanan kepada nasabah, sehingga kami dapat terus memberikan pelayanan yang berkualitas bagi para pensiunan,” ujar Wahyu.

Dengan raihan penghargaan ini menjadi motivasi bagi Bank Jatim untuk terus meningkatkan kinerja layanan pembayaran pensiun, serta menjaga dan memperkuat kualitas pelayanan kepada nasabah.(an)

 

 

Read 41 times Last modified on Wednesday, 14 October 2026 10:11
Redaksi

Latest from Redaksi

Login to post comments