Headline News

Bank Jatim Dorong Penguatan UMKM melalui Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026
Last Updated on Sep 30 2026

Bank Jatim Dorong Penguatan UMKM melalui Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026

    MADIUN,KORANRAKYAT.COM,- 27 September 2026.PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan UMKM dan ekosistem ekonomi halal. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi Bank Jatim sebagai...
Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K 2026 Sukses Digelar, 3.750 Peserta Ramaikan Kota Surabaya
Last Updated on Sep 29 2026

Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K 2026 Sukses Digelar, 3.750 Peserta Ramaikan Kota Surabaya

SURABAYA, KORANRAKYAT.COM,- 27 September 2026. Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K 2026 sukses dilaksanakan pada Minggu (27/9) di Balai Kota Surabaya. Mengusung tema Energy of Soerabaja, kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dengan jumlah peserta yang mencapai 3.750.Dalam...
Bank Jatim Dorong Akselerasi Lelang 2026 Untuk Percepatan Penyelesaian Aset Secara Efektif Dan Perbasis Tata Kelola
Last Updated on Sep 24 2026

Bank Jatim Dorong Akselerasi Lelang 2026 Untuk Percepatan Penyelesaian Aset Secara Efektif Dan...

SURABAYA, KORANRAKYAT.COM- 21 September 2026. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat sinergi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dalam rangka mempercepat proses penyelesaian aset melalui kegiatan...
Bank Jatim Perkuat Fundamental Kredit Konsolidasi Tumbuh 41,68 % Dan Laba Naik 53 ,4 %
Last Updated on Sep 12 2026

Bank Jatim Perkuat Fundamental Kredit Konsolidasi Tumbuh 41,68 % Dan Laba Naik 53 ,4 %

  SURABAYA, KORANRAKYAT.COM,-9 September 2026 — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat fundamental bisnis dan transformasi perusahaan di tengah dinamika perekonomian global dan nasional. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Public Expose Bank Jatim Tahun 2026...
Pemprov Jatim Bersama Bank Jatim Salurkan Bantuan Sosial Untuk Masyarakat Terdampak Bencana Di NTT
Last Updated on Aug 24 2026

Pemprov Jatim Bersama Bank Jatim Salurkan Bantuan Sosial Untuk Masyarakat Terdampak Bencana Di NTT

  NUSA TENGGARA TIMUR, KORANRAKYAT.COM,-23 Agustus 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Bank Jatim menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut disalurkan pada hari Minggu (23/8) di sejumlah titik posko...

World Today

Friday, 13 February 2026 11:08

Perkuat Ekonomi Desa, Bank Jatim dan Kemendes PDT RI Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

Written by 
Rate this item
(0 votes)

 

SURABAYA,KORANRAKYAT.COM,-12 Februari 2026. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia tentang fasilitasi layanan bank pembangunan daerah dalam mendukung percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Bertempat di Kantor Pusat Bank Jatim, perjanjian tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo dan Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Drs. F.X. Nugroho Setijo Nagoro, M.Si pada hari Kamis (12/2). Turut hadir juga Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono.

Winardi menjelaskan, sinergi Bank Jatim dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (Kemendes PDT RI) ini merupakan wujud nyata strategi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan ekonomi daerah agar semakin kuat dan tumbuh berkelanjutan. ”Kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan dari Kemendes PDT RI kepada Bank Jatim untuk ikut mengembangkan perekonomian desa di wilayah Jawa Timur. Melalui perjanjian ini, kedua belah pihak telah sepakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan layanan perbankan dalam mendukung pembangunan desa secara terintegrasi. Fokus utama kami di sini yaitu membangun ekosistem ekonomi desa yang tangguh dan mandiri.," katanya.

Adapun perjanjian kerja sama tersebut mencakup beberapa hal. Yaitu pertukaran data dan informasi, pemanfaatan produk dan jasa perbankan sesuai ketentuan yang berlaku, sosialisasi dan pendampingan tentang produk dan jasa perbankan kepada masyarakat di desa, penguatan peran Bank Pembangunan Daerah dalam rangka peningkatan kapasitas untuk kesejahteraan masyarakat desa, serta pemanfaatan tanggung jawab sosial Bank Pembangunan Daerah untuk mendukung percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa. 

Dalam implementasinya, Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan berperan sebagai fasilitator koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, sementara Bank Jatim menyediakan dukungan layanan keuangan dan penguatan kapasitas masyarakat. ”Ini merupakan salah satu langkah konkret untuk memperkuat fondasi ekonomi desa dan sekaligus mengajak masyarakat desa lebih melek tentang perbankan dan memberikan akses pembiayaan yang aman,” tegas Winardi.

Sementara itu, Nugroho menilai kerja sama ini sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. ”Ekonomi desa itu butuh ekosistem yang kuat. Kehadiran Bank Jatim di sini untuk memperkuat itu, mulai dari literasi, pembiayaan, hingga peningkatan kapasitas distribusi barang dan jasa,” tambahnya.

Dalam konteks tersebut, lanjut Nugroho, literasi menjadi faktor penting agar masyarakat desa mampu memanfaatkan program secara optimal. Adapun pemilihan Bank Jatim sebagai mitra utama bukan tanpa alasan. Menurutnya, Bank Jatim memiliki kedekatan psikologis dan nature yang sama dengan masyarakat desa. Karena pada hakikatnya, bank daerah adalah milik daerah. Sehingga, kontribusinya dalam membangun desa dinilai sangat kontekstual dan tepat sasaran.

Nugroho berharap Bank Jatim dapat berperan aktif dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat desa terkait pengelolaan usaha, akses pembiayaan, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. “Kolaborasi dengan sektor perbankan menjadi bagian dari strategi mempertemukan kebijakan, pendampingan, dan pembiayaan dalam satu ekosistem pembangunan desa,” ungkapnya.(an)

Read 6276 times Last modified on Friday, 13 February 2026 11:12
Login to post comments