Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik dan tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Pertemuan 5 Jam, Presiden Prabowo dan Presiden Putin Sepakati Penguatan Kerja Sama ESDM dan Pengembangan Industri
Last Updated on Apr 15 2026

Pertemuan 5 Jam, Presiden Prabowo dan Presiden Putin Sepakati Penguatan Kerja Sama ESDM dan...

MOSKOW ,KORANRAKYATCOM,- Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada kunjungan kenegaraan di Moskow, pada Senin, 13 April 2026. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin setibanya...
Presiden Prabowo dan Presiden Macron Sepakati Penguatan Kemitraan Indonesia–Prancis
Last Updated on Apr 15 2026

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Sepakati Penguatan Kemitraan Indonesia–Prancis

PARIS,KORANRAKYATCOM,-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan empat mata dengan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron, di Istana Élysée, Paris, pada Selasa (15/04/2026). Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian lawatan luar negeri Presiden Prabowo ke...
BP BUMN Dorong Integrasi Sistem Pungutan Pajak Atas Transaksi Digital Luar Negeri yang Cepat, Real-Time, dan Aksesibel
Last Updated on Apr 15 2026

BP BUMN Dorong Integrasi Sistem Pungutan Pajak Atas Transaksi Digital Luar Negeri yang Cepat,...

JAKARTA,KORANRAKYATCOM, -- Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menggelar rapat bersama Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, serta perwakilan Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Jalin Pembayaran Nusantara, untuk membahas pengembangan sistem pembayaran...
BP BUMN Perkuat Peran BUMN untuk Mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto
Last Updated on Apr 15 2026

BP BUMN Perkuat Peran BUMN untuk Mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto

      JAKARTA ,KORANRAKYATCOM,— BP BUMN terus memperkuat perannya agar BUMN dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus memberi manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.   Komitmen ini mengemuka dalam rapat internal...
Kolaborasi Bank Mandiri, Taspen dan BNI, Kemensetneg Gelar
Last Updated on Apr 15 2026

Kolaborasi Bank Mandiri, Taspen dan BNI, Kemensetneg Gelar "Mudik Aman, Rayakan Kebersamaan"

JAKARTA,KORANRAKYATCOM,- Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menyelenggarakan Mudik Bersama Kemensetneg 2026 yang mengusung tema "Mudik Aman, Rayakan Kebersamaan" pada Selasa (17/03/2026).   Diberangkatkan dari Istora Senayan, Jakarta, Mudik Bersama Kemensetneg 2026 ini merupakan...

World Today

Redaksi

Redaksi

Wednesday, 25 June 2025 16:22

 

PAMEKASAN, KORANRAKYAT.COM,19 Juni 2025. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada lingkungan sekitar, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kian gencar memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR). Yang terbaru, Bank Jatim secara resmi telah menyerahkan CSR ke dua Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sekaligus pada hari Kamis (19/6). Kedua Pemkab tersebut yaitu Pemkab Pamekasan dan Pemkab Probolinggo. 

Untuk yang di Pamekasan, bantuan CSR berupa 46 unit gerobak UMKM diserahkan secara simbolis oleh Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah kepada Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman. Kemudian untuk di Probolinggo, bantuan CSR berupa pembangunan satu pujasera dan kamar mandi umum di Kawasan Stadion Gelora Merdeka Kraksaan diserahkan oleh Corporate Secretary Bank Jatim Fenty Rischana K kepada Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Pembangunan Pemkab Probolinggo A’at Kardono.

Umi menjelaskan, bantuan berupa gerobak dorong tersebut bertujuan untuk mendorong UMKM lebih berkembang dan lebih kreatif, khususnya untuk pedagang kaki lima di Kawasan Ex. Stasiun Kereta Api di wilayah Pamekasan. Serta untuk meningkatkan perekonomian rakyat dan mendukung program 100 hari kerja Bupati. ”CSR Bank Jatim Peduli merupakan komitmen perseroan dalam mendukung pembangunan daerah dan wujud sinergi perseroan dengan pemerintah setempat. Tak hanya fokus pada bisnis, kami juga senantiasa selalu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Jawa Timur, termasuk di Pamekasan. Semoga bantuan ini bisa semakin meningkatkan produktivitas UMKM Pamekasan sehingga mampu membawa dampak positif bagi perekonomian daerah,” terangnya.

Umi menegaskan, apa yang sudah dilakukan ini merupakan bentuk dukungan Bank Jatim terhadap Kabupaten Pamekasan. ”Nantinya kita juga akan edukasi kepada para pedagang di sana terkait pengelolaan keuangan dan melakukan branding dengan QRIS Bank Jatim. Sebab, dengan adanya QRIS dapat lebih memudahkan penjual maupun pembeli dalam bertransaksi. Ini juga termasuk bagian dari literasi keuangan,” ungkapnya.

KH Kholilurrahman berharap dengan adanya bantuan gerobak ini para pedagang kaki lima bisa mempunyai semangat yang baru dalam rangka mengembangkan usahanya sehingga dapat mewujudkan keinginan bersama untuk menyejahterakan para pedagang. ”Kami sampaikan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada Bank Jatim karena telah membantu kemajuan para pedagang. Semoga sinergitas yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus berlanjut,” paparnya.

 

Sementara itu, terkait CSR untuk Pemkab Probolinggo, Fenty mengatakan, ini adalah wujud kontribusi nyata Bank Jatim terhadap daerah. Sehingga ada value beyond profit, dimana keuntungan yang diperoleh perseroan akan dikembalikan kepada daerah yang luar biasa mendukung Bank Jatim. ”Bantuan yang kami berikan kepada Pemkab Probolinggo ini dapat memberikan beberapa manfaat. Antara lain menciptakan ruang publik dan tempat bersosialisasi masyarakat dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan. Kemudian juga berguna untuk menata ulang kembali infrastruktur pedestrian sehingga tercapai fungsi infrastruktur sesuai dengan aturan yang berlaku,” paparnya.

Fenty berharap, fasilitas publik yang disediakan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat untuk berbagai kegiatan. Mulai dari bersosialisasi hingga silaturahmi. ”Interaksi sosial semacam ini kerap kali menjadi pemicu tumbuhnya kegiatan ekonomi. Karena ketika orang berkumpul, pasti ada aktivitas ekonomi. Maka, fasilitas ini diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi yang berdampak positif bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Tidak hanya itu saja. Pada hari yang sama, Bank Jatim juga menyerahkan CSR berupa beasiswa untuk 66 mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Beasiswa tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pemimpin Bank Jatim Cabang Utama Surabaya Johanes Koento Eko Pramono. CSR beasiswa ini merupakan salah satu wujud komitmen bankjatim dalam memajukan dunia pendidikan. Tujuannya, untuk meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa berprestasi dan kurang mampu sehingga dapat menyelesaikan program pendidikannya tepat waktu. Selain itu, juga untuk meningkatkan prestasi serta motivasi bagi mahasiswa. Sebab, generasi muda adalah generasi yang memiliki potensi besar untuk membangun masa depan. Maka dari itu, harus didukung secara penuh dari segi pendidikan demi membangun sumber daya manusia yang unggul.(an)

Wednesday, 25 June 2025 16:12

 

SURABAYA, KORANRAKYAT.COM,-17 Juni 2025. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah menandantangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Kristen (UK) Petra pada hari Selasa (17/6). MoU yang ditandatangani yaitu tentang Kerja Sama Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia serta Layanan Jasa Keuangan. Bertempat di Ruang Rapat Universitas (RRU), MoU tersebut ditandatangani oleh Vice President Hubungan Kelembagaan Agus Sastriono dan Rektor Universitas Kristen Petra Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng.

Corporate Secretary Bank Jatim Fenty Rischana K menjelaskan, ruang lingkup rencana kerja sama yang akan dilakukan meliputi berbagai hal. Mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan dan pemberdayaan sumber daya manusia, serta layanan jasa keuangan dalam bentuk funding maupun lending. ”Kerja sama ini  merupakan dari bagian komitmen Bank Jatim untuk mendukung sektor pendidikan agar memperoleh layanan perbankan yang mudah dan inovatif. Selain itu, MoU ini juga menandai sinergi yang lebih erat antara Bank Jatim dengat UK Petra. Kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian mitra kerja sama dengan UK Petra,” terangnya.

Menurut Fenty, Bank Jatim berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat. Oleh karena itu, kerja sama di bidang pendidikan dan pengabdian ini sejalan dengan komitmen Bank Jatim tersebut. Fenty berharap dengan adanya kolaborasi antara Bank Jatim dan UK Petra dapat semakin meningkatkan optimalisasi pengelolaan layanan keuangan menggunakan layanan perbankan Bank Jatim seperti JConnect dan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki kedua belah pihak demi kemajuan bersama. 

”Kami senantiasa selalu membuka ruang kolaborasi dan sinergi untuk memberikan solusi serta pelayanan optimal kepada para pelaku di lembaga pendidikan sekaligus sebagai proses transfer ilmu pengetahuan atau produk jasa antara pihak kampus dengan bank. Semoga sinergitas ini dapat memberikan kontribusi positif untuk bangsa dan negara,” paparnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Kristen Petra Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng. menyampaikan apresiasi kepada Bank Jatim yang sudah menjalin kerja sama dengan UK Petra terutama dalam layanan transaksi perbankan bagi mahasiswa, tenaga pendidikan, dan dosen. “Terima kasih atas kepercayaan Bank Jatim yang sudah berkolaborasi dalam mendukung UK Petra di bidang pengembangan tridarma perguruan tinggi dan layanan jasa keuangan,” katanya.

Djwantoro Hardjito meyakini kerja sama tersebut bisa memberikan manfaat positif bagi UK Petra dan Bank Jatim serta masyarakat secara luas. Sebab, menurutnya, sebuah universitas tidak bisa berjalan sendiri sehingga diharapkan bisa bekerja sama dengan berbagai pihak. “Kita perlu bermitra dengan industri untuk tetap menjalankan tridarma. Semoga kerja sama ini bisa memberikan kontribusi nyata bagi UK Petra, Bank Jatim, dan bagi bangsa,” tegasnya.(an)

Monday, 23 June 2025 15:11

KORANRAKYAT,JAKARTA

- Kejaksaan Agung (Kejagung) RI terus mengusut dugaan korupsi dalam proyek digitalisasi pendidikan nasional dengan menelusuri skenario janggal pengadaan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berupa laptop Chromebook pada periode 2019 hingga 2022. Salah satu langkah penting dalam penyidikan ini adalah pemeriksaan terhadap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, yang dilakukan pada Senin (23/6/2025)

pagi.

Pemeriksaan yang digelar di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, dilakukan oleh tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).Nadiem Makarim hadir sekitar pukul 09.10 WIB dengan didampingi tim kuasa hukumnya. Meski menjadi pusat perhatian awak media yang telah menunggu, Nadiem memilih irit bicara dan langsung masuk ke ruang

pemeriksaan tanpa memberikan keterangan.Pihak Kejagung menyatakan pemanggilan Nadiem  Makarim dilakukan dalam kapasitasnya sebagai saksi, karena menjabat sebagai Mendikbud ketika proyek pengadaan ini dijalankan. Pemeriksaan terhadapnya dinilai krusial untuk mengungkap bagaimana proses perencanaan hingga pelaksanaan proyek yang kini diduga sarat rekayasa. Yang bersangkutan dimintai keterangan terkait pengawasan dan proses teknis pengadaan laptop Chromebook dalam program digitalisasi

pendidikan," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, dalam pernyataan pers sebelumnya, Jumat (20/6).

Penyidik,lanjut Harli, menemukan indikasi adanya pemufakatan jahat yang dilakukan sejumlah pihak dengan cara mengarahkan tim teknis di kementerian agar menyusun kajian yang menyimpulkan kebutuhan akan laptop berbasis sistem operasi Chrome OS, atau Chromebook. Kajian ini kemudian dijadikan landasan dalam pengadaan massal perangkat TIK ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.Padahal, menurut penyelidikan, hasil uji coba pada tahun 2019 menunjukkan bahwa penggunaan Chromebook oleh siswa di berbagai daerah terbukti tidak efektif untuk mendukung proses belajar-mengajar. Kendala teknis seperti akses internet, keterbatasan fitur, hingga integrasi perangkat lunak pendidikan nasional menjadi faktor utama kegagalan fungsi. "Uji coba atas 1.000 unit Chromebook di tahun 2019 menunjukkan banyak kelemahan, tetapi justru disusun skenario seolah-olah perangkat tersebut sangat dibutuhkan. Ini yang sedang kami dalami, siapa saja aktor yang menyusun skenario itu dan bagaimana pengambilan keputusannya," ujar Harli Siregar.

Kejagungjuga menelusuri adanya kemungkinan mark-up harga serta penunjukan vendor secara tidak transparan dalam proyek senilai ratusan miliar rupiah tersebut. Sejumlah pejabat dan rekanan proyek sebelumnya

telah diperiksa, dan kini penyidik fokus menelusuri peran para pengambil kebijakan termasuk kemungkinan kelalaian atau pembiaran dalam proses pengawasan.Pemeriksaan terhadap Nadiem Makarim dinilai sebagai salah satu kunci pembuka dalam menelusuri jejak kebijakan dan praktik yang dijalankan dalam proyek ini sebagai arah keputusan pengadaan Chromebook. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari tim hukum Nadiem maupun Kejagung terkait hasil pemeriksaan pengadaan Chromebook tersebut (as)

 

 

 

Monday, 23 June 2025 14:56

KORANRAKYAT,JAKARTA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa mereka telah memeriksa pendakwah terkenal, Ustaz Khalid Basalamah, dalam penyelidikan dugaan korupsi pengadaan kuota haji khusus.Pemeriksaan ini dilakukan setelah KPK mulai menelusuri praktik korupsi yang diduga terjadi di lingkungan Kementerian Agama RI.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa Khalid Basalamah bersikap kooperatif selama menjalani pemeriksaan. Hal ini sangat membantu penyelidik dalam menggali informasi penting."Benar, yang bersangkutan diperiksa, dimintai keterangannya terkait dengan perkara haji dan yang bersangkutan kooperatif menyampaikan informasi dan pengetahuannya sehingga sangat membantu penyidik," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (23/6).

Ia menambahkan bahwa sikap kooperatif sangat diperlukan agar proses penyelidikan bisa berjalan optimal. Tujuannya, agar pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam kasus ini dapat segera diungkap."Tentu ini penting juga bagi pihak-pihak lain untuk kemudian juga kooperatif dan menyampaikan informasi dan keterangan yang diketahui supaya penanganan perkara terkait dengan haji ini dapat secara efektif dan bisa segera terang begitu penanganan perkaranya," ujar Budi.

 Budi juga mengatakan bahwa tim penyelidik mendalami informasi yang diketahui Khalid Basalamah terkait pengelolaan kuota haji khusus."Ya didalami terkait dengan pengetahuannya, terkait dengan pengelolaan ibadah haji begitu," ujarnya.Sampai saat ini, kasus tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan. KPK belum menetapkan tersangka, namun berkomitmen untuk membawa perkara ini ke tahap penyidikan.

Oleh karena itu, KPK meminta semua pihak yang dipanggil sebagai saksi untuk bersikap kooperatif. Setiap informasi yang disampaikan sangat penting dalam mempercepat pengungkapan kasus ini."KPK terus mengimbau kepada pihak-pihak yang dibutuhkan keterangannya dalam tahapan penyelidikan ini untuk kemudian juga kooperatif dan memberikan informasi keterangan yang dibutuhkan oleh KPK. Sehingga proses penanganan perkara ini juga bisa cepat atau segera bisa kita selesaikan dan kemudian naik ke tahap berikutnya (penyidikan)," pungkasnya.(as)

 

Thursday, 19 June 2025 09:17

 

SURABAYA, KORANRAKYAT.COM,-19 Juni 2025. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur. Bank Jatim sukses menjadi BUMD yang terbesar dalam hal penyetoran dividen ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pada hari Kamis (19/6), Bank Jatim telah resmi membayarkan dividen kepada seluruh pemegang saham, baik seri A dan seri B, dengan total Rp 821.497.900.066,22. Dividen yang dibagikan atau dividen payout mencapai 64,12 persen dari total laba bersih perseroan pada 2024 yang tercatat sebesar Rp 1,28 triliun. Laba ini merupakan laba tertinggi di antara seluruh BPD di Indonesia (neraca bank only). 

Apabila diperinci, dari total dividen payout tersebut, dividen yang diterima oleh Pemegang Saham Seri A yang terdiri dari Pemprov Jawa Timur dan Pemerintah Daerah seluruh Jawa Timur dengan total kepemilikan saham 79,48 persen adalah sebesar Rp 652.917.236.095,22. Untuk dividen yang diperoleh oleh Pemprov sendiri senilai Rp 420.003.945.682,08. Kemudian untuk pemegang saham seri B (masyarakat umum) dengan total kepemilikan saham 20,52 persen berhasil memperoleh dividen Rp 168.580.663.971. 

Plt. Direktur Utama Bank Jatim Arif Suhirman menjelaskan, Bank Jatim terus berkomitmen untuk dapat menjadi BUMD yang terbaik, profesional, dan mampu menjadi salah satu motor penggerak ekonomi terutama di wilayah regional Jawa Timur. Baik melalui aspek operasional bisnis sehari-hari maupun melalui pendistribusian atas perolehan laba perseroan dalam bentuk dividen. Adapun dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2024, Bank Jatim berhasil membagi dividen sebesar Rp 54,71 / lembar saham. Nilai tersebut naik dari dividen tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 54,39 / lembar saham. Pembagian dividen yang selalu    meningkat disetiap tahunnya mampu menjadikan saham BJTM sebagai salah satu saham favorit pilihan masyarakat dalam berinvestasi.

Arif menegaskan, sebagai BUMD, Bank Jatim memiliki visi dan misi untuk berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi regional di Jawa Timur salah satunya melalui pembayaran deviden. ”Laba yang dihasilkan perseroan tidak hanya menjadi hak pemegang saham, tetapi juga memainkan peran penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan daerah. Melalui pembayaran dividen, mayoritas laba Bank Jatim akan kembali ke daerah dan dimanfaatkan untuk berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Ini adalah bentuk nyata dari kontribusi kami terhadap pemerintah dan negara,” paparnya.

Arif juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan dari Pemprov Jawa Timur serta seluruh masyarakat sehingga Bank Jatim dapat terus bertumbuh dan berdampak positif terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, pembagian dividen ini mencerminkan keberhasilan Bank Jatim dalam menjaga kinerja keuangan yang solid, didukung oleh modal dan likuiditas yang memadai. Selain itu, pembagian dividen ini tidak hanya menjadi sinyal positif bagi pasar modal, tetapi juga menunjukkan konsistensi Bank Jatim dalam menjalankan transformasi bisnis untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.

 ”Tidak dipungkiri, Bank Jatim adalah BUMD yang konsisten menjadi pendorong utama dalam sinergi di antara BUMD Jawa Timur. Tentu kami berharap kinerja dan dividen Bank Jatim terus meningkat sehingga kami dapat selalu memberikan yang terbaik untuk Jawa Timur. Kami akan terus hadir menjadi pilihan bagi masyarakat Jawa Timur dengan berbagai produk dan layanan perbankan yang inovatif dan adaptif,” tegasnya. 

Adapun untuk kinerja Bank Jatim tahun buku 2024 secara konsolidasi dengan anak perusahaan, total aset meningkat 13,76 persen menjadi Rp 118,1 triliun. Hal ini menandakan ekspansi usaha perseroan masih berjalan baik dan bank tetap dipercaya oleh nasabah serta investor. Kemudian dana pihak ketiga tumbuh menjadi Rp 90,016 triliun menandakan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi. Berikutnya adalah kredit yang disalurkan juga meningkat signifikan menjadi Rp 75,35 triliun yang menunjukkan keberpihakan Bank Jatim terhadap sektor riil dan produktif.(an)

Monday, 16 June 2025 11:39

 

PASURUAN, KORANRAKYAT.COM,-12 Juni 2025. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Bantuan yang diberikan berupa pembangunan Amphiteater Alun-Alun Bangil. Bertempat di Kantor Bupati Pasuruan, CSR tersebut diserahkan secara simbolis oleh AVP Komunikasi Korporat Bank Jatim Mi’roj Subhanto kepada Bupati Pasuruan H.M Rusdi Sutejo pada hari Kamis (12/6). 

Corporate Secretary Bank Jatim Fenty Rischana K menjelaskan, CSR Bank Jatim Peduli merupakan komitmen perseroan dalam mendukung pembangunan daerah dan wujud sinergi Bank Jatim dengan pemerintah setempat. ”Tak hanya fokus pada bisnis, kami juga senantiasa selalu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Pasuruan. Sebab, CSR adalah bentuk kewajiban moral kami untuk selalu bersinergi dengan daerah-daerah yang berkontribusi positif pada Bank Jatim. Diharapkan bantuan ini bisa meningkatkan produktivitas dan membawa dampak positif bagi perekonomian Pasuruan,” jelasnya.

Fenty menerangkan, bantuan amphiteater di Alun – Alun Bangil tersebut dapat memberikan beberapa manfaat. Antara lain dapat menjadikan Alun – Alun Bangil lebih menarik dan terawat serta dapat menambah daya tarik masyarakat Pasuruan maupun luar daerah. Selain itu, CSR ini juga merupakan upaya untuk mempercantik serta memperindah Alun – Alun Bangil Pasuruan. ”Pembangunan amphiteater di Alun-Alun Bangil dinilai sebagai simbol kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim. Fasilitas ini nantinya akan dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup dan semoga bisa menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi kegiatan seni, budaya, dan komunitas masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, H.M Rusdi Sutejo menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bank Jatim dalam pembangunan di daerahnya. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan sinergi ini. Semoga kerja sama yang baik ini terus berlanjut, dan bisa meningkatkan nilai bukan hanya bagi Kabupaten Pasuruan, tapi juga Bank Jatim secara korporat,” ungkapnya.

Pada hari yang sama, Bank Jatim juga telah menyerahkan bantuan CSR untuk Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep. Bantuan yang diberikan berupa 4 unit penerangan jalan umum dan pagar pintu masuk Pelabuhan Batu Guluk Pulau Kangean. CSR tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pemimpin Bank Jatim Cabang Kangean Yudhistira Januar Sadikin kepada Camat Arjasa Aynizar Sukma.

Fenty mengatakan, tujuan diberikannya CSR ini adalah untuk membantu penerangan jalan bagi masyarakat Pulau Kangean serta menjaga keamanan untuk mobilitas penumpang di Pelabuhan Batu Guluk. Dengan adanya PJU dari Bank Jatim tentu akan sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat dan orang yang berlalu lalang di wilayah Kangean tersebut, terutama di jalan-jalan yang sepi. Sehingga kini masyarakat sudah tidak merasakan perkampungan yang gelap dan sunyi lagi.  ”Maka dari itu, kami berharap semakin besar dukungan dari masyarakat Kangean untuk pertumbuhan bisnis Bank Jatim, maka semakin besar pula CSR yang dapat diberikan oleh Bank Jatim. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut dengan baik,” tutupnya.(an)

Thursday, 12 June 2025 08:58

 

CARUBAN, KORANRAKYAT.COM,-10 Juni 2025. Dalam rangka memperkuat posisi dan meningkatkan layanan nasabah di Jawa Timur, pada hari Selasa (10/6), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) telah meresmikan kantor Bank Jatim Cabang Caruban yang beralamat di Jl. Panglima Sudirman No. 179 Caruban, Madiun, dimana sebelumnya, Bank Jatim Caruban statusnya merupakan kantor cabang pembantu.  Pembukaan kantor baru ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk mengakselerasi pertumbuhan bisnis dan ekonomi lokal di kawasan Caruban yang saat ini sudah berkembang pesat. Turut hadir dalam grand launching kantor baru tersebut, Plt. Direktur Utama Bank Jatim Arif Suhirman, Bupati Madiun Heri Wuryanto, serta Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri.

Arif menjelaskan, keberadaan Bank Jatim Cabang Caruban ini diharapkan dapat memperluas akses layanan keuangan yang handal dan terjangkau untuk masyarakat serta mendukung pertumbuhan bisnis di wilayah ini. ”Pembukaan Kantor Bank Jatim Cabang Caruban adalah wujud komitmen kami untuk mendorong akselerasi bisnis dan membuka peluang baru di sektor UMKM. Semoga dengan kehadiran kantor baru ini dapat semakin mempermudah nasabah dalam mengakses layanan keuangan dan mendukung perkembangan bisnis lokal. Kami berkomitmen akan selalu menjadi mitra bagi masyarakat Jawa Timur dalam mencapai tujuan keuangan mereka,” paparnya.

Menurut Arif, dengan diresmikannya gedung baru ini juga diharapkan bisa menjadi awal yang baik untuk melanjutkan bisnis dan layanan Bank Jatim kepada nasabah di area Caruban dan Madiun. “Peresmian gedung baru ini sebagai salah satu realisasi bahwa kami akan senantiasa mendekatkan diri kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan yang optimal. Tanpa kolaborasi yang baik diantara seluruh pihak, grand launching kantor cabang Caruban ini tidak akan dapat terlaksana dengan baik,” paparnya.

Arif menegaskan, Bank Jatim juga konsisten untuk senantiasa memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Mulai dari ragam produk dan jasa, teknologi, hingga pelayanan. Berbagai teknologi perbankan saat ini telah dimiliki oleh Bank Jatim. Seperti JConnect Mobile, CRM, ATM, EDC, QRIS, sampai virtual account. “Kami ingin memberikan manfaat dan kontribusi yang semaksimal mungkin bagi perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Didukung oleh karyawan-karyawati yang sat set wat wet dan produk perbankan yang ada, lanjut Arif, Bank Jatim siap mendukung program-program pemerintah di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Madiun. ”Semoga perpindahan alamat kantor ini tidak mengurangi value yang Bank Jatim berikan kepada semua masyarakat, tapi justru dapat menambah dan lebih memaksimalkan perputaran roda perekonomian di Jawa Timur, khususnya Caruban, serta bisa berkontribusi untuk perkembangan bisnis Bank Jatim,” tuturnya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Heri Wuryanto menyampaikan rasa syukur dan terimakasih karena setelah penantian panjang akhirnya Bank Jatim cabang pembantu Caruban naik status menjadi cabang. ”Alhamdulillah sekarang Bank Jatim Caruban menjadi cabang penuh bagi masyarakat Kabupaten Madiun. Semoga bisa menjadi kolaborasi yang luar biasa dan terus meningkatkan sisi pelayanan. Semoga dengan adanya gedung baru ini, akan menambah kenyamanan dan daya tarik tersendiri bagi nasabah Bank Jatim di Caruban. Sehingga baik karyawan maupun nasabah dapat merasa aman serta nyaman dalam pelayanan maupun bertransaksi,” tutupnya.(an)

Wednesday, 04 June 2025 19:17

 

SURABAYA, KORANRAKYAT.COM,-3 Juni 2025. Nasabah binaan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim), CV Rumah Jeddiah, sukses melepaskan ekspor perdananya ke Kuwait berupa 8.872 pasang produk alas kaki. Bertempat di Pergudangan Margomulyo Permai Surabaya, kegiatan ekspor tersebut dilepas langsung oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso dengan didampingi oleh Direktur Bank Jatim Tonny Prasetyo, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Iwan, serta Pemilik CV Rumah Jeddiah Daniel Oktavianus pada hari Selasa (4/6). Total nilai dari penjualan ekspor ini mencapai US$ 38 ribu atau sekitar Rp 618 juta.

Tonny menjelaskan, dengan kegiatan pelepasan ekspor CV Rumah Jeddiah ini, Bank Jatim kembali membuktikan komitmennya dalam mendorong pelaku UMKM Jawa Timur untuk menembus pasar internasional. Selain itu, momentum ekspor tersebut juga menjadi bagian dari langkah strategis Bank Jatim dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat sektor UMKM Jawa Timur maupun nasional. ”Ekspor ini adalah hasil nyata dari dukungan berkelanjutan yang dilakukan Bank Jatim terhadap pelaku UMKM. Kami ingin menjadi mitra strategis yang terus aktif mendorong UMKM untuk berkembang dan menembus pasar luar negeri,” paparnya. 

Di samping itu, menurut Tonny, ekspor ini adalah bukti bahwa pendekatan klasterisasi UMKM dapat memberikan hasil konkret. Dengan pendampingan yang tepat, akses pembiayaan, dan jaringan yang kuat, UMKM Binaan Bank Jatim nyatanya sangat mampu bersaing secara global. ”Bank Jatim tidak hanya menyediakan layanan perbankan saja, tetapi juga terus memperkuat kemampuan UMKM melalui integrasi dalam ekosistem digital dan bisnis. Kami berharap langkah ini dapat menjadi awal dari semakin banyaknya UMKM yang sukses menembus pasar ekspor,” ungkapnya.

Menurut Tonny, Bank Jatim terus konsisten mencari cara untuk memperkuat ekosistem UMKM di Jawa Timur melalui berbagai inisiatif dan program pendampingan. “Sebab, kami memahami bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi, sehingga kami akan terus berinovasi untuk memberikan layanan terbaik kepada mereka. Selain itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha dalam mengoptimalkan potensi ekspor juga sangat penting. Pasalnya, kolaborasi yang baik akan menghasilkan ekosistem yang kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor alas kaki,” tegasnya.

Dengan semakin terbukanya peluang ekspor, CV Rumah Jeddiah maupun mitra UMKM binaan Bank Jatim lainnya diharapkan dapat terus berkembang dan berkontribusi lebih banyak bagi perekonomian daerah.  ”Kami optimis bahwa dengan semangat kerja keras dan dukungan yang berkelanjutan, produk alas kaki CV Rumah jeddiah akan semakin mendunia,” tutup Tonny.

Sementara itu, Budi Santoso juga menyampaikan, upaya UMKM alas kaki untuk menembus pasar ekspor seperti CV Rumah Jeddiah ini dapat diikuti lagi oleh lebih banyak UMKM. ”Momentum ekspor ke Kuwait pun perlu dimanfaatkan secara optimal agar produk-produk Indonesia dapat semakin menunjukkan daya saingnya di pasar global. Ekspor alas kaki ke Kuwait kali ini menunjukkan bahwa produk Indonesia mampu bersaing di pasar global, bahkan di kawasan yang belum banyak dijajaki eksportir kita. Syaratnya, harus punya kualitas dan mampu bersaing,” lanjutnya.

Meskipun ini ekspor perdananya ke Kuwait, CV Rumah Jeddiah sebenarnya sudah memiliki pengalaman ekspor. Pada Desember 2024, CV Rumah Jeddiah telah mengekspor 5.000 pasang sepatu dengan nilai transaksi hampir USD 22 ribu ke Libya, Afrika Utara. Dengan pendekatan berbasis kemitraan dan pemberdayaan, perusahaan tersebut telah berhasil memperluas pasar ekspornya. Tidak hanya itu saja, CV Rumah Jeddiah ternyata juga memberdayakan masyarakat lokal melalui kemitraan dengan lebih dari 60 UMKM dari Mojokerto, Sidoarjo, dan Surabaya yang melibatkan lebih dari 800 perajin.

Produk CV Rumah Jeddiah tersebut juga mendapat apresiasi langsung dari Mendag Budi Santoso. Budi bahkan mencoba langsung produk-produk itu dan menilai kualitasnya sangat baik meski dijual dengan harga yang sangat terjangkau. ”Saya lihat harganya murah, tetapi kualitasnya bagus. Sepatu hanya Rp 50.000-an, tetapi tidak kalah dari produk luar negeri, seperti dari China. Untuk ke depannya, pemerintah akan menyediakan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan demi meningkatkan daya saing produk lokal,” terangnya.(an)

Saturday, 31 May 2025 16:15

 

SURABAYA, KORANRAKYAT.COM,-29 Mei 2025. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Timur melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal tersebut dibuktikan melalui penyerahan KUR Bank Jatim dalam kegiatan Pameran Produk Kreativitas dan Inovasi Desa The 6th Pameran Kampoeng Kreasi (PAKASI) Tahun 2025 yang diselenggarakan pada hari Kamis (29/5). Bertempat di Royal Plaza Surabaya, penyerahan KUR dengan total Rp 800 juta itu dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah kepada dua nasabah Bank Jatim.

Umi menjelaskan, penyaluran kredit tersebut merupakan salah satu upaya Bank Jatim untuk mendukung program Kampoeng Kreasi demi memperkuat pemberdayaan masyarakat desa di Jawa Timur. Diakui Umi, Bank Jatim memang berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah, khususnya dalam rangka memperluas akses pembiayaan kepada usaha produktif, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. ”Kami akan membiayai sektor-sektor yang bisa menjadi mesin pertumbuhan ekonomi lewat penyaluran kredit sehingga bisa mengakselerasi perekonomian nasional, khususnya wilayah Jawa Timur,” tuturnya.

Umi menerangkan, Bank Jatim melalui program KUR siap mempercepat dan memperluas akses permodalan bagi sektor UMKM. Pihaknya memastikan program ini akan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah serta penyaluran dana KUR benar-benar digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi pelaku usaha. Dengan akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau, diharapkan UMKM binaan Bank Jatim dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jaringan pemasaran, dan menciptakan lapangan kerja baru.

”Sampai dengan saat ini, kami telah berhasil menyalurkan KUR ke berbagai sektor, termasuk perdagangan, pertanian, perikanan, serta industri kreatif. Bank Jatim tidak hanya memberikan pembiayaan saja, tetapi juga melakukan pendampingan dan edukasi keuangan agar para pengusaha UMKM ini dapat mengelola usahanya dengan lebih baik,” tuturnya.

Sepanjang tahun  2024, Bank Jatim mampu mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 16,98 persen (YoY). Angka tersebut di atas pertumbuhan rata-rata nasional yang hanya sebesar 10,39 persen (YoY). Komposisi penyaluran kredit Bank Jatim terdiri dari kredit konsumtif sebesar Rp 34,41 triliun atau meningkat 10,26 persen (YoY) dan kredit produktif sebesar Rp 29,65 triliun atau meningkat 25,88 persen (YoY). Adapun peningkatan sektor kredit produktif ditopang oleh tingginya pertumbuhan terutama dari segmen mikro yang melesat 23,34 persen (YoY), segmen ritel & menengah yang tumbuh sebesar 68,00 persen (YoY), dan segmen korporasi naik 1,28 persen (YoY). Untuk penyaluran KUR Bank Jatim sendiri sampai Desember 2024 berada di angka Rp 5,61 triliun.

Selain itu, Umi juga menuturkan, sebagai upaya dalam memberikan kemudahan akses pembiayaan kepada masyarakat, Bank Jatim telah memiliki platform digital yang bernama Jatim Kilat. Selama 2024, Jatim Kilat telah memberikan persetujuan kredit Rp 8,04 triliun dan yang masih dalam proses sebesar Rp 1,21 triliun. ”Kami berharap dengan masifnya penyaluran kredit yang telah dilakukan oleh Bank Jatim dapat berkontribusi dalam mewujudkan impian-impian para UMKM agar bisnis-bisnis yang dimiliki bisa semakin besar lagi,” tegasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan bahwa kegiatan tahunan ini menjadi panggung strategis bagi pelaku UMKM untuk memamerkan produk unggulan serta memperluas jaringan pasar melalui pendekatan kreatif dan inovatif. Khofifah juga menegaskan pentingnya pelaku UMKM untuk terus mengembangkan daya saing produk melalui inovasi dan kreativitas. ”Aspek inovatif menjadi krusial untuk mempertahankan eksistensi sekaligus memperluas pangsa pasar di tengah kompetisi yang semakin ketat. Maka dari itu, para pelaku UMKM jangan pernah merasa kecil hati. Pangsa pasar untuk produk UMKM di dalam dan luar negeri masih sangat terbuka lebar,” tuturnya.

Menurut Khofifah, peran UMKM sebagai penopang utama perekonomian nasional tidak boleh dipandang sebelah mata. Sebab, sektor ini mampu menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja dan menyumbang sekitar 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. ”UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Karena itu, strategi pemberdayaan UMKM tidak bisa bersifat sektoral, tapi harus holistik. Mulai dari pelatihan, pembiayaan, digitalisasi, hingga penguatan akses pasar harus dilakukan secara simultan," ujarnya.

Khofifah juga mengapresiasi kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan swasta, akademisi, dan komunitas kreatif dalam mendukung pertumbuhan UMKM. Ia menyebut pendekatan pentahelix menjadi kunci dalam mempercepat transformasi UMKM Jawa Timur menuju ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.

Adapun Pameran Kampoeng Kreasi 2025 ini diikuti oleh puluhan UMKM yang bergerak di berbagai sektor. Seperti kuliner, fesyen, kriya, kosmetik berbasis herbal, hingga teknologi terapan berbasis lokal. Acara tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan mendorong transformasi digital bagi pelaku usaha mikro.(an)

Friday, 30 May 2025 03:29

 

KEDIRI, KORANRAKYAT.COM,-27 Mei 2025. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah menyerahkan bantuan CSR kepada Pemerintah Kota Kediri pada hari Selasa (27/5). CSR yang diberikan berupa bantuan pembangunan greenhouse untuk budidaya buah melon. Greenhouse adalah sistem pertanian inovatif dan ramah lingkungan yang dapat menghadirkan berbagai manfaat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Bertempat di Balai Kota Kediri, CSR tersebut diserahkan oleh AVP Komunikasi Korporat Bank Jatim Mi’roj Subhanto dan diterima langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dalam acara launching program unggulan menuju 100 hari kinerja Wali Kota Kediri.

Corporate Secretary Bank Jatim Fenty Rischana K menjelaskan, CSR dalam bentuk greenhouse ini sebagai upaya bersama untuk mendukung program ketahanan pangan Indonesia. Selain itu, pembangunan green house juga dalam rangka mendukung program urban farming di Kota Kediri dengan menggunakan teknologi Internet Of Things (IoT). Teknologi tersebut berfungsi untuk mengurangi penggunaan air dan pupuk dengan irigasi dan pemupukan presisi. ”Dengan menggunakan teknologi IoT, kita dapat memonitor secara real time serta dapat mengoptimalkan kondisi lingkungan yang mendukung pertumbuhan tanaman di Kota Kediri,” paparnya. Adapun greenhouse ini dibangun di 3 kelurahan. Yaitu Kelurahan Banjarmlati, Kelurahan Banaran, dan Kelurahan Jamsaren.

Fenty menegaskan, bantuan yang diberikan oleh Bank Jatim ini merupakan bentuk dukungan terhadap pertanian lokal yang mandiri dan berkelanjutan. Bank Jatim berharap dengan adanya greenhouse tersebut dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi petani dan sekaligus memperluas praktik pertanian modern yang ramah lingkungan. ”Dengan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan kelompok tani diharapkan ketahanan pangan masyarakat Kota Kediri dapat terus meningkat. Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sebagai salah satu upaya dalam kemandirian pangan yang termasuk dalam program utama Presiden Prabowo,” terangnya.

Menurut Fenty, Bank Jatim terus berkomitmen untuk mendukung seluruh program pembangunan Kota Kediri. Tidak hanya sebagai lembaga keuangan saja, Bank Jatim juga harus menjadi mitra strategis daerah. “Kami ingin berkontribusi langsung untuk mendorong kemajuan pendidikan, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Fenty juga menambahkan, program CSR Bank Jatim Peduli ini merupakan bentuk nyata sinergi Bank Jatim dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Kami berharap langkah kecil ini bisa menjadi katalis untuk perubahan besar. Sebab, kami percaya bahwa pembangunan berkelanjutan harus melibatkan banyak pihak dan saling kolaborasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Vinanda bersyukur karena momen ini menjadi penanda penting atas serangkaian perjalanan menuju 100 hari kinerjanya dalam memimpin Kota Kediri. ”Sudah banyak upaya yang telah kita lakukan bersama. Maka, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi pada seluruh pihak yang telah kompak mendukung dan berkolaborasi untuk mewujudkan Kota Kediri yang mapan,” ujarnya.

Vinanda juga menambahkan bahwa sebagai wujud untuk membangun Kota Kediri yang lebih maju, dalam kesempatan tersebut pihaknya telah meresmikan berbagai program unggulan sebagai realisasi Sapta Cita bersama para stakeholders. Termasuk greenhouse dari Bank Jatim. Selain itu, pihaknya juga melaunching siaga 112 dan batik khas Kediri. ”Kita berharap program-program yang diluncurkan ini dapat berjalan lancar dan pastinya itu semua butuh dukungan dan pengawasan dari masyarakat agar program-program ini bisa tepat sasaran serta bermanfaat untuk masyarakat Kota Kediri,” tegasnya.(an)