Redaksi
MAGETAN, KORANRAKYAT.COM,-30 April 2025. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada lingkungan sekitar, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) terus gencar menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) ke berbagai daerah. Salah satunya ke Pemerintah Kabupaten Magetan. Bertempat di Pendopo Suryagraha, CSR berupa Lampu Hias Trotoar di Lingkungan Telaga Sarangan diserahkan secara simbolis oleh Direktur IT, Digital & Operasional bankjatim Zulhelfi Abidin kepada Pj Bupati Magetan Nizhamul pada hari Rabu (30/4).
Zulhelfi menerangkan, pemberian lampu hias di sepanjang trotoar lingkungan Telaga Sarangan ini dapat dapat meningkatkan sarana & prasarana umum serta menambah kenyamanan & keindahan di sekitar lingkungan Telaga Sarangan. “Dengan adanya lampu lampu hias ini, maka trotoar di sekitar lingkungan Telaga Sarangan akan semakin indah terutama di malam hari. Selain itu, aktivitas di malam hari pun juga akan meningkat. Para pedagang maupun maupun pelaku usaha lainnya akan lebih lama jam operasionalnya, sehingga jumlah pengunjung pun ikut meningkat. Nah, tingginya kunjungan itu tentu akan memicu kegiatan dan pertumbuhan ekonomi di Magetan,” terangnya.
Maka dari itu, bankjatim berharap kerja sama dengan Kabupaten Magetan dapat terus terjalin dengan baik ke depannya. “Bantuan ini juga sebagai wujud kecintaan dan kepedulian kami kepada masyarakat Magetan yang telah memberikan kepercayaan dan dukungannya kepada bankjatim dalam mengembangkan bisnisnya, serta supaya dapat menjadi inspirasi dan membawa dampak positif kepada lingkungan serta masyarakat,” paparnya.
Zulhefi juga menambahkan, berbagai layanan Bank Jatim telah digunakan untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam bertransaksi khususnya di era digitalisasi saat ini, diantaranya penggunaan QRIS serta penggunaan e-channel untuk pembayaran pajak dan retribusi daerah. “Kami berharap, agar kerjasama Bank Jatim dengan Pemerintah Kabupaten Magetan dapat terus berkembang untuk mendukung perekonomian daerah.
Nizhamul menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bankjatim atas program CSR yang sudah bisa dinikmati oleh masyarakat. Pihaknya berharap semoga program ini terus berlanjut kedepannya. Sebab, tidak hanya dapat mempercantik kawasan di gerbang Sarangan, tetapi juga berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi lokal. ‘’Lampu-lampu ini memberi kesan modern dan menarik. Kami berharap wisatawan semakin tertarik datang ke Sarangan,” ujarnya.(an)
SURABAYA,KORANRAKYAT.COM,- 28 April 2025. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) melalui Bank Jatim Cabang Kediri berhasil mendapat penghargaan di bidang penguatan UMKM dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur dalam acara Puncak Resepsi Hari Pers Nasional 2025 dan Hari Ulang Tahun Ke-79 PWI Jawa Timur. Bertempat di Gedung Negara Grahadi, penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim dan diterima oleh Pemimpin Bank Jatim Cabang Kediri Slamet Masduki pada hari Senin malam (28/4). Turut hadir menyaksikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah.
Umi menjelaskan, sektor UMKM akan terus menjadi perhatian utama Bank Jatim dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sebagai salah satu pilar ekonomi nasional, UMKM memiliki kontribusi besar dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur. Maka dari itu, Bank Jatim berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan UMKM melalui berbagai program pembiayaan mikro yang memang dirancang untuk memberikan akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau bagi para pengusaha kecil.
”Dalam rangka memperkuat penyaluran kredit untuk UMKM, kami juga aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga keuangan lainnya. Kolaborasi ini bertujuan demi memastikan kelancaran distribusi kredit serta meningkatkan sinergi dalam program pembinaan UMKM,” tuturnya.
Menurut Umi, dukungan permodalan yang lebih luas dan terstruktur diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor UMKM, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur secara berkelanjutan. Di Bank Jatim Cabang Kediri sendiri juga konsisten dalam penyaluran kredit mikro untuk UMKM. Terbukti hingga 24 April 2025, nilai outstanding penyaluran kredit Bank Jatim Cabang Kediri menjadi yang terbesar di antara cabang Bank Jatim lainnya, yaitu sekitar Rp 529 miliar. Sektor yang berkontribusi paling tinggi berada di perdagangan, pertanian, dan industri pengolahan.
”Maka dari itu, kami ucapkan terima kasih kepada para stakeholder dan shareholder atas support yang selama ini diberikan kepada Bank Jatim dan juga terima kasih kepada PWI Jawa Timur atas penghargaan yang telah diberikan ini. Semoga penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi kami untuk semakin meningkatkan kinerja agar mampu berkontribusi secara positif dalam perekonomian Indonesia, khususnya di Jawa Timur,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Lutfil Hakim juga mengatakan bahwa peringatan HPN dan HUT ke-79 PWI ini bukan sekadar sebatas perayaan, tapi sebagai refleksi untuk meningkatkan spirit dalam dunia jurnalistik. Peringatan HPN harus dimaknai dengan upaya peningkatan karya jurnalistik dan perluasan kepenulisan konten jurnalistik. Karena menurutnya, masih banyak hal yang belum terangkat. ”Banyak yang belum terekspos, seperti pertanian. Mari kita manfaatkan dengan mengisi konten-konten serta berita-berita positif yang bisa mencerdaskan dan membangun bangsa,” jelasnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan, tema HPN kali ini selaras dengan program besar Presiden Prabowo Subianto yaitu bagaimana mencapai ketahanan pangan. Sehingga diharapkan pers dapat berperan menjaga, mengawal dan mewujudkan ketahanan pangan untuk kemandirian bangsa. ”Tentu kami berharap di Jawa Timur, pemerintah dan pers akan membangun sinergi serta kolaborasi lebih konkret lagi untuk mewujudkan kemandirian pangan. Karena hari ini saja Jawa Timur sudah memproduksi padi dan beras terbesar di Indonesia, serta luas lahannya masih menjadi yang terluas di Indonesia untuk saat ini,” tutupnya.(an)
SURABAYA, KORANRAKYAT.COM, 28 April 2025. Sebagai salah satu motor penggerak perekonomian, UMKM di Jawa Timur harus terus didorong untuk naik kelas tidak hanya berbisnis di pasar lokal saja, tetapi juga berani tampil di pasar global. Maka dari itu, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) berkolaborasi dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan RI menyelenggarakan Export Coaching Program (ECP) untuk membantu UMKM terus bertumbuh dan mampu bersaing di kancah internasional. Program tersebut telah dilaksanakan pada hari Senin (28/4) di Kantor Pusat Bank Jatim.
Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman menjelaskan, ECP merupakan program pendampingan yang komprehensif untuk pelaku usaha berorientasi ekspor yang dilaksanakan melalui 7 tahapan selama kurang lebih 10 bulan. Tujuan program pendampingan ini adalah agar para pelaku usaha mampu menjalankan bisnis ekspornya secara efektif sehingga dapat melakukan ekspor secara mandiri.
”Bank Jatim sebagai Bank Pembangunan Daerah akan terus berkomitmen dalam memberikan kontribusi, membangun perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. Sinergi dan kolaborasi dengan PPEJP Kementerian Perdagangan melalui penyelenggaraan ECP kali ini pun juga merupakan langkah kami untuk terus improve dalam memberikan manfaat bagi masyarakat Jawa Timur,” paparnya.
Terdapat beberapa tahapan dalam program ECP. Pertama, webinar seleksi ECP yang telah dilaksanakan bulan Maret 2025. Kedua, workshop dan verifikasi Perusahaan melalui proses kurasi produk dan usaha. Kemudian nanti dilanjutkan dengan Training of Exporters, pendampingan market development, business matching, progress monitoring, hingga evaluasi.
Proses pendaftaran dan seleksi wilayah Jawa Timur dilakukan sejak akhir Januari – Februari 2025 secara online dan dapat diakses secara terbuka, bekerjasama dengan Bank Jatim. Peserta yang sudah melakukan registrasi dan mengumpulkan berkas kelengkapan sesuai yang dipersyaratkan, kemudian diseleksi berdasarkan penilaian secara objektif berdasar dari analisis data registrasi. Adapun yang telah berlangsung di Bank Jatim kali ini adalah tahap kedua yaitu workshop dan verifikasi perusahaan bekerja sama dengan PPEJP dalam rangka peningkatan pembinaan dan pendampingan kapasitas SDM ekspor kepada UMKM di wilayah Jawa Timur yang telah dinyatakan lulus seleksi awal.
Turut hadir Kepala Badan Pengembangan SDM Perdagangan (BPSDM) yang diwakili oleh Sekretaris BPSDM, Ojak Simon Manurung dan Kepala Pusat Pengembangan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan, Sugih Rahmansyah pada kegiatan Workshop dan verifikasi perusahaan yang dilaksanakan pada tanggal 28 April - 1 Mei 2025 yang diikuti 40 peserta yang sudah lolos seleksi awal dari 219 pendaftar di wilayah Jawa Timur. Nantinya, peserta akan diseleksi dan diverifikasi hingga 30 peserta untuk menjadi peserta ECP 2025 sampai tahapan terakhir.
Untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan ekspor, seluruh peserta UMKM yang lolos ini akan diberikan pendampingan ekspor yang bertujuan membantu UMKM dalam pembuatan export market plan, penentuan harga ekspor, pencarian data buyer yang valid, negosiasi dengan buyer potensial serta tata cara transaksi ekspor yang aman. Dengan pendampingan yang terstruktur dan fokus pada praktik ekspor, diharapkan semakin banyak UMKM yang mampu menembus pasar internasional dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional. ”Melalui berbagai inisiatif dan dukungan yang diberikan, Bank Jatim berkomitmen terus berupaya mengoptimalkan potensi pasar ekspor bagi UMKM demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tutup Busrul.(an)
BANYUWANGI, KORANRAKYAT.COM,-28 April 2025. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) tak henti-hentinya menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Kali ini Bank Jatim memberikan CSR kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berupa rehabilitasi 14 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pengadaan 20 tempat sampah 120 L, 20 tempat sampah kotak, serta 1 unit mobil perpustakaan keliling. Bertempat di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, CSR tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Bank Jatim Edi Masrianto kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Edi menjelaskan, tujuan diberikannya beberapa CSR itu antara lain untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat yang tidak layak huni menjadi rumah yang sehat serta diharapkan dapat memberikan dampak secara langsung terhadap proses percepatan pengentasan kemiskinan. Bantuan rehabilitasi RTLH ini sinergis dengan program bedah rumah yang telah digulirkan Pemkab Banyuwangi.
Selain itu, melalui mobil perpustakaan keliling, Bank Jatim juga ingin berkontribusi dalam mendukung program pembudayaan gemar membaca di Banyuwangi sehingga bisa semakin memperkuat kegiatan literasi yang telah dilaksanakan. “Kami ingin meningkatkan akses terhadap sumber daya pendidikan bagi siswa dan masyarakat serta meningkatkan kualitas layanan perpustakaan kepada masyarakat sehingga pemerataan akan sumber informasi dapat tercipta,” terangnya.
Tak cukup di situ saja. Perseroan juga ingin memenuhi fasilitas sarana prasarana pengelolaan sampah demi mewujudkan visi menuju Banyuwangi merdeka dari sampah dan destinasi wisata dunia melalui sistem pengelolaan sampah terintegrasi serta berkelanjutan.
Menurut Edi, Bank Jatim terus berkomitmen untuk mendukung seluruh program pembangunan Kabupaten Banyuwangi. Tidak hanya sebagai lembaga keuangan saja, Bank Jatim juga harus menjadi mitra strategis daerah. “Kami ingin berkontribusi langsung untuk mendorong kemajuan pendidikan, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Edi menambahkan, Program CSR Bank Jatim Peduli ini merupakan bentuk nyata sinergi Bank Jatim dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Kami berharap langkah kecil ini bisa menjadi katalis untuk perubahan besar. Banyuwangi adalah daerah yang terus berkembang dan kami ingin selalu menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Sebab, kami percaya bahwa pembangunan berkelanjutan harus melibatkan banyak pihak, saling kolaborasi,” tegasnya.
Sementara itu, Ipuk Fiestiandani memberikan apresiasi kepada Bank Jatim atas kontribusi nyata yang diberikan untuk masyarakat. Menurutnya, membangun daerah bukan hanya tugas dari pemerintah daerah saja. Tetapi juga tugas semua yang ada di daerah tersebut. “Maka dari itu, kita harus saling bergandengan tangan dan bersinergi,” imbuhnya.
Terkait bantuan mobil perpustakaan keliling, Ipuk menerangkan bahwa unit baru ini akan difokuskan untuk melayani masyarakat di pelosok-pelosok yang sulit dijangkau oleh armada perpustakaan keliling yang lebih besar. Penambahan armada ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Banyuwangi dalam meningkatkan literasi, terutama bagi anak-anak.
“Perpustakaan keliling ini tidak hanya menyediakan buku, tetapi juga akan diisi dengan berbagai aktivitas edukatif lainnya. Ini bagian dari upaya kita meningkatkan literasi dari anak-anak tidak hanya buku, tetapi juga ada aktivitas lain seperti pelajaran menulis, puisi, sampai telling story," tutupnya.(an)
JAYAPURA, KORANRAKYAT.COM,- Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) kembali menyelenggarakan Undian Tabungan Simpeda Nasional Periode ke-2 Tahun XXXV-2025 dengan total hadiah sebesar Rp 3 miliar. Bertempat di Istora Papua Bangkit, Sentani, Jayapura, kegiatan tersebut dihadiri oleh Pj Gubernur Papua Mayjen (Purn) Ramses Limbong, Plt. Ketua Umum Asbanda yang sekaligus sebagai Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman, Direktur Utama Bank Papua Yuliana D. Yembise, serta jajaran direksi Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia.
Dalam sambutannya Busrul menjelaskan, Tabungan Simpeda merupakan produk yang mempersatukan BPD seluruh Indonesia. Dalam perkembangannya, diakui Busrul bahwa Tabungan Simpeda terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. “Ini merupakan kepercayaan dari masyarakat Indonesia kepada BPD di seluruh Indonesia,“ ujarnya.
Hal itu terlihat pada Undian Tabungan Simpeda Periode 2 Tahun XXXIV-2024 yang berlangsung di Danau Toba, Parapat, Sumatera Utara lalu, jumlah penabung tercatat 8.574.835 dengan jumlah saldo sebesar Rp77,88 triliun. “Nah kalau dilihat dari penarikan Simpeda di Parapat Danau Toba hingga Jayapura ini, dari sisi penabung jumlahnya naik 3,05 persen atau sebanyak 253.428 penabung, sedangkan saldonya juga tumbuh 7,36 persen atau naik Rp5,34 triliun,” ungkapnya.
Maka dari itu, Busrul berharap kepada BPD seluruh Indonesia agar dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan produk Simpeda sehingga ke depannya selalu menjadi pilihan utama masyarakat dalam menabung. “Harapan kami, Simpeda bisa menjadi regional champions di BPD masing-masing. Sehingga peran BPD sebagai agen intermediasi keuangan dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.
Sementara itu, Ramses Limbong juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Pemerintah Provinsi Papua untuk menjadi Tuan Rumah pada pelaksanaan Penarikan Undian Simpeda Tingkat Nasional Tahun XXXV Tahun 2025.
Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai peluang serta solusi keuangan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta semakin mempererat tali silahturahmi yang terjalin dengan baik selama ini.
“Lewat ajang Undian Tabungan Simpeda ini diharapkan bisa mendorong sinergi antar BPD yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebab, sinergi dan kolaborasi yang terjalin diyakini bisa meningkatkan kinerja BPD masing-masing daerah,” ujar Ramses.
Adapun Undian tabungan Simpeda dilaksanakan dua kali dalam setahun dengan total hadiah Rp 6 miliar. Periode I pengumpulan poin, yakni 1 Januari – 30 Juni (diundi sekitar Agustus). Sedangkan periode II untuk pengumpulan poin selama 1 Juli – 31 Desember (diundi sekitar Maret).
Total hadiah Undian Tabungan Simpeda Periode ke-2 Tahun XXXV-2025 senilai Rp 3 miliar ini diikuti oleh 588 nasabah dari 23 BPD di Indonesia. Rinciannya, hadiah utama undian Tabungan Simpeda 2025 sebesar Rp 500 juta sukses dimenangkan oleh nasabah Bank Jatim. Kemudian, untuk kategori hadiah II diberikan kepada 4 nasabah masing-masing Rp100 juta diraih oleh nasabah Bank Kalbar, Bank Jatim, Bank Kaltimtara, dan Bank Papua. Lalu untuk pelaksanaan Undian Tabungan Simpeda berikutnya, estafet tuan rumah resmi diserahkan kepada Bank BPD DIY.(an)
SURABAYA, KORANRAKYAT.COM,- Sebagai wujud aksi sosial, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) baru saja menggelar program donor darah pada hari Jumat (25/4). Aksi donor darah kali ini bekerja sama dengan RSUD Dr. Soetomo dan dilaksanakan di Kantor Pusat Bank Jatim. Kegiatan yang melibatkan seluruh Jatimers tersebut sukses mengumpulkan 138 kantong darah dari pendonor.
Corporate Secretary Bank Jatim Fenty Rischana K menjelaskan, semua peserta donor darah harus menerapkan protocol Kesehatan dan melakukan skrining terlebih dahulu. Seperti pengecekan suhu, tensi darah, dan lain-lain. “Kegiatan donor darah ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat dan kontribusi nyata dalam isu kemanusiaan. Kami berharap aksi kemanusiaan dan kesehatan seperti ini dapat terus rutin dilaksanakan karena dampak positifnya sangat besar,” ujarnya.
Menurut Fenty, donor darah dapat membangun semangat kepedulian dan solidaritas di antara pegawai. Hal ini tentu bisa mempererat hubungan antar pegawai dan sekaligus membangun budaya perusahaan yang positif. “Sudah menjadi gaya hidup insan Jatimers dalam menjaga kesehatan sekaligus untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah. Karena keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani merupakan bagian penting untuk membantu pegawai dan juga masyarakat agar dapat berkarya pada potensi optimalnya,” paparnya.
Fenty juga menerangkan, ketersediaan atau kebutuhan darah saat ini sesuai informasi dari RSUD Dr. Soetomo sekitar 8.000 kantong per bulannya. Maka dari itu, dengan sinergitas ini Bank Jatim siap untuk berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan darah yang aman dan cukup bagi masyarakat.
“Bahkan kami siap untuk mengadakan kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan seluruh RSUD yang ada di Jawa Timur. Sebab dengan kegiatan donor darah secara rutin dapat membantu meningkatkan kesehatan individu karyawan dan pendonor seperti meningkatkan produksi sel darah merah, memelihara kesehatan jantung, serta mempelancar aliran darah,” terangnya. Dengan fisik dan jiwa yang sehat, diharapkan para insan Jatimers dapat memberi layanan yang terbaik bagi masyarakat. (an)
Direktur Layanan Haji Dalam.Negeri Musta'in Ahmad
JAKARTA.KORANRAKYAT.COM --- Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) hari ini kembali mengumumkan hasil seleksi calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1446 H/2025 M tingkat pusat. Pengumuman dilakukan melalui WA Blast ke nomor telepon seluler (ponsel) masing-masing peserta.
“Hari ini kami kembali mengumumkan hasil seleksi calon petugas PPIH Arab Saudi 1446 H/2025 M,” terang Direktur Bina Haji Musta’in Ahmad di Jakarta, Jumat (25/4/2025).
Dijelaskan Musta'in, ini merupakan kali kedua pengumuman hasil seleksi PPIH Arab Saudi. Sebelumnya, Ditjen PHU telah mengumumkan hasil seleksi kali pertama pada 12 April 2025 untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bintek) dari 14 - 20 April 2025 di Asrama Haji Pondok Gede.
"Pengumuman kali kedua pada hari ini, seiring adanya penambahan dari Arab Daudi untuk pemulihan kuota normal petugas," jelas Musta'in.
"Mereka yang diumumkan lulus hari ini harus mengikuti orientasi dan pembekalan di Asrama Haji Cipondoh, 4 - 6 Mei dan akan berangkat ke Saudi pada 7 Mei 2025," sambungnya.
Musta'in meminta peserta yang sudah mendapat WA Blast dan dinyatakan lulus untuk bisa segera menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan. Sebab, waktu yang tersedia tidak banyak. Mereka harus mengikuti orientasi dam pembekalan sebelum bertugas di Tanah Suci.
Menurut Musta’in, para calon petugas yang diumumkan lulus pada hari ini terdistribusi pada sejumlah layanan, yaitu: layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, layanan jemaah haji lansia dan disabilitas, layanan pelindungan jemaah, layanan Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP2JH), dan layanan Media Center Haji (MCH).
"Mereka akan ditempatkan di Daerah Kerja Bandara (Madinah dan Jeddah), Daker Madinah, dan Daker Makkah," papar Musta'in.
Selain yang lulus, lanjut Musta'in. Ditjen PHU juga akan mengumumkan para peserta yang tidak lolos seleksi sehingga belum bisa bergabung sebagai PPIH 2025.
“Kepada peserta yang belum lolos pada seleksi calon petugas PPIH Arab Saudi tahun ini untuk tetap berbesar hati karena kesempatan melayani jemaah haji Indonesia di Arab Saudi masih terbuka di tahun mendatang,” sambungnya.
Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag telah menerbitkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1446 H. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan akan mulai masuk asrama haji pada 1 Mei 2025. Sehari berikutnya, jemaah haji reguler asal Indonesia secara bertahap akan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci dari embarkasi masing-masing.
"Insya Allah, petugas haji akan terbang ke Saudi untuk gelombang pertama pada 28 April 2025. Mereka akan bersiap menyambut kedatangan jemaah di Madinah mulai 2 Mei 2025," tandasnya.(eas)
H. Hamy Wahjunianto, MM, Pengamat Ekonomi-Politik Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI).
SURABAYA,KORANRAKYAT.COM, - Menjelang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur atau Bank Jatim Tbk, bulan Mei 2025. Bank Jatim menjadi perhatian publik Jawa Timur. Bank Jatim adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terbesar di Jatim yang saham mayoritasnya dipegang Pemprov.
Hamy Wahjunianto, pengamat ekonomi dan politik dari Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) menilai secara umum kinerja direksi Bank Jatim secara objektif dinilai positif, terutama dalam hal pertumbuhan bisnis dan aksi korporasi.
"Dengan kinerja korporasi yang positif tersebut, sebenarnya tidak ada alasan yang kuat untuk mengganti Direksi dan Komisaris Bank Jatim. Tetapi dalam tiap RUPS perusahaan manapun, terkait pergantian direksi dan komisaris tidak sepenuhnya terkait dengan kinerja korporasi. Apalagi di Bank Jatim, ada kewenangan besar Gubernur untuk mengambil keputusan," terang Hamy dalam keterangannya, Senin (21/4/2025).
Kandidat Doktor Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Brawijaya (UB) Malang itu mengungkapkan, sangat mudah bagi para pemegang saham untuk melihat bahwa para Direksi telah menunjukkan kinerja finansial korporasi. Diantaranya melalui aksi kolektif pembelian saham yang dapat menunjukkan keyakinan terhadap prospek perusahaan.
Dosen STIE YAPAN Surabaya ini mengamati, Bank Jatim juga berhasil meningkatkan kredit yang disalurkan. Ia mencontohkan, sepanjang tahun 2022, Bank Jatim sukses menorehkan kinerja yang positif dengan berhasil menggelontorkan kredit sebesar Rp 46,20 triliun, naik 8,06% dibandingkan tahun 2021. Bank Jatim juga fokus pada Corporate Social Responsibility (CSR).
"Bank Jatim dapat mencapai kinerja finansial yang positif dengan membagi dividen sebesar Rp816 Miliar," terangnya.
kredit fiktif yang terjadi di Bank Jatim Cabang Jakarta, dan kredit macet di sejumlah cabang. Menurut Hamy hal itu harus dilihat secara jernih dan fair. Pasti ada performance appraisal per kuartal dan per tahun oleh Konsultan Ahli independen.
"Dari situ bisa diketahui siapa yang bertanggung jawab terhadap kredit fiktif dan macet. Apakah skala kesalahan dilakukan oleh setingkat Kepala Cabang ataukah setingkat Direksi," pungkas Anggota DPRD Jatim periode 2014-2019 tersebut(an)
SURABAYA, KORANRAKYAT.COM. Di tengah tantangan ekonomi global, kinerja kredit konsumer PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) masih menunjukkan angka yang positif. Sepanjang tahun 2024, Bank Jatim sukses menyalurkan kredit konsumer sebesar Rp 34,4 triliun. Angka tersebut naik 10,26 persen dibanding tahun 2023.
Hal tersebut terjadi karena adanya peningkatan konsumsi masyarakat yang cukup baik sehingga berkontribusi terhadap kenaikan nilai kredit konsumer. Adapun penyaluran kredit konsumer Bank Jatim ditopang oleh kredit multiguna. Pada tahun 2024, kredit multiguna Bank Jatim berada di angka Rp 28,1 triliun. Angka tersebut naik 11,71 persen (YoY). Kemudian posisi kedua diisi oleh Kredit KPR. Angka penyalurannya sebesar Rp 3,2 triliun atau naik 24,33 persen dibanding tahun 2023.
Tentu prestasi tersebut dapat terwujud atas kerja keras seluruh Jatimers (sebutan bagi karyawan Bank Jatim). Selain itu juga terdapat salah satu sosok yang turut berkontribusi besar terhadap peningkatan kinerja kredit konsumer Bank Jatim. Yaitu SEVP Consumer Banking Hermita. Di bawah arahannya, perbankan konsumer BJTM terus menghadirkan berbagai inovasi sehingga berdampak positif terhadap kinerja perseroan.
Wajar saja, sebab Hermita bukan orang baru di dunia perbankan. Hermita memulai karir sebagai SEVP Consumer Banking di Bank Jatim sejak tahun 2023 hingga Maret 2025. Sebelumnya, alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) tersebut pernah berkarir menjadi SVP of Align Corporate & Consumer Businesses di Bank BNI pada tahun 2020 – 2021. Kemudian masih di perusahaan yang sama, beliau juga pernah menjabat sebagai SVP of Smart City, Optimalisasi Bisnis tahun 2021 - 2023.
Atas prestasi gemilangnya itu, maka tak heran apabila Hermita kini berhasil menduduki jabatan sebagai Direktur Commercial Banking Bank BTN yang telah disetujui dalam RUPS Tahunan Bank BTN pada 26 Maret 2025 lalu.
”Dari lubuk hati yang paling dalam, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan nasabah serta dukungan pemerintah dan otoritas sehingga Bank Jatim mampu melewati 2024 dengan solid serta menorehkan kinerja positif. Saya belajar banyak dari Bank Jatim. Semoga ilmu yang telah Bank Jatim berikan kepada saya dapat menjadi bekal yang bermanfaat untuk ke depannya. Sukses selalu untuk Bank Jatim,” papar Hermita.
Sementara itu, Hermita di Hari Kartini ini juga berpesan bahwa kita semua harus meneladani semangat Kartini yang selalu memberikan inspirasi bagi Indonesia. Menurutnya, perempuan tanah air saat ini memegang peran krusial dalam membentuk arah masa depan bangsa. ”Maka dari itu kita harus menjadi perempuan yang tangguh dan bisa menjadi cahaya dalam menuntun arah kemajuan bangsa ini. Selamat hari Kartini untuk semua perempuan hebat di Indonesia,” terangnya.(an)
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan materi dalam Bimbingan Manasik Haji Nasional, Sabtu (19/4/2025
JAKARTA,KORANRAKYAT.COM --- Kementerian Agama meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas terselenggaranya Bimbingan Manasik Haji Nasional secara hybrid, yang digelar secara luring di Asrama Haji Pondok Gede dan diikuti secara daring lebih dari 500 titik lokasi di seluruh Indonesia.
Kegiatan monumental ini diikuti oleh 1.500 peserta secara langsung (offline) di Jakarta, dan 141.139 peserta secara daring (online) dari seluruh penjuru Tanah Air. Angka ini menjadi bukti kuat bahwa antusiasme dan komitmen dalam pembinaan jemaah haji semakin meningkat dari tahun ke tahun, terutama menjelang penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Dalam arahannya, Menteri Agama menegaskan pentingnya mengubah pendekatan bimbingan manasik haji agar tidak semata-mata fiqh-oriented, namun juga sarat dengan pemaknaan ruhani dan transformasi diri.
“Tidak semua yang maqbul itu mabrur, tapi semua yang mabrur pasti maqbul,” ujar beliau. Ini menjadi pengingat bahwa ibadah haji yang diterima (maqbul) belum tentu membawa perubahan hidup yang sejati, sedangkan haji yang mabrur—yang menumbuhkan akhlak, ketulusan, dan kepekaan sosial—pasti diterima oleh Allah SWT.
Tahun ini menjadi istimewa karena pelaksanaan ibadah haji bertepatan dengan Haji Akbar—yakni wukuf di Arafah jatuh pada hari Jumat. Keutamaannya diyakini setara dengan 70 kali haji biasa, dan pada hari itu doa-doa diijabah, ampunan dilimpahkan, serta rahmat Allah turun tanpa batas.
“Gunakan momen Haji Akbar ini untuk memperbanyak doa, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk keluarga, bangsa, umat, dan seluruh manusia,” pesan Menag.
Mengutip hadits Qudsi dan Surat Al-Baqarah ayat 30, Nasaruddin Umar membingkai haji sebagai bagian dari misi kekhalifahan manusia dan dialog ilahi. Bahkan iblis pun berdialog dengan Allah saat menolak bersujud kepada Adam, merasa lebih mulia karena diciptakan dari api. Tapi Allah menunjukkan bahwa keagungan manusia bukan pada asalnya, melainkan pada kemampuannya bertobat dan kembali kepada Tuhan.
"Allah mencintai dialog. Setelah pulang haji, jangan takut berdialog dengan siapapun, karena itu adalah tradisi Tuhan," tegas Nasaruddin.
Ia juga mengangkat kisah Kakbah sebagai rumah pertaubatan pertama di bumi, yang dibangun di Bakkah. Kakbah merupakan replika dari Baitul Ma’mur, tempat para malaikat bertawaf di langit ketujuh. Ritual tawaf oleh jemaah haji sejatinya adalah gerakan spiritual yang meniru malaikat, menggugurkan dosa, dan menyatukan diri dengan poros ilahi.
“Hajar Aswad dulunya batu putih, berubah karena dosa manusia. Kini hanya tersisa tujuh butir seukuran kemiri karena pernah dicuri, namun maknanya tetap suci,” tambahnya.
Ia juga menyinggung pemikiran Ibnu Arabi dalam Futuhat al-Makkiyah bahwa pahala 100.000 kali lipat tak hanya di pelataran Kakbah, tapi mencakup seluruh wilayah Tanah Haram.
Turut hadir dalam acara ini Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, Dirjen SDM Kesehatan Yuli Farianti, plt. Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Bob T. Ananta, Direktur Bina Haji Musta'in Ahmad, Sekretaris Ditjen PHU M. Arfi Hatim, Direktur Pengelolaan Biaya Operasional Haji Ramadhan Harisman, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nugraha Stiawan, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhammad Zain dan para pejabat eselon II Kemenag dari seluruh Indonesia, tenaga ahli, staf khusus Kementerian Agama, serta seluruh jemaah haji Indonesia yang terhubung secara luring dan daring.
Dengan terselenggaranya bimbingan manasik haji nasional ini, diharapkan para calon jemaah haji Indonesia tidak hanya siap secara syar’i, tetapi juga mampu memaknai haji sebagai perjalanan transformasi diri menuju maqam tertinggi sebagai insan yang mabrur—terlebih dalam keberkahan tahun Haji Akbar yang penuh keutamaan dan rahmat ini.(eas)










